KBLI 15201: Panduan Teknis & Strategi Usaha Produk Tas Kulit Modern

KBLI 15201 sebagai Klasifikasi Usaha Produksi Tas dan Barang Kulit: Panduan Teknis dan Strategi Implementasi Bisnis

KBLI 15201 merupakan kode klasifikasi kegiatan usaha yang digunakan untuk industri pembuatan tas, koper, ransel, dompet, pouch, dan produk penyimpanan lainnya yang berbahan kulit maupun penggantinya. Klasifikasi ini mencakup kegiatan produksi baik secara manual, semi-manual, hingga berbasis mesin industri.

Cakupan kategori usaha tidak hanya terbatas pada industri fashion, tetapi juga dapat meluas ke sektor fungsional, seperti tas teknis, perlengkapan kerja, dan produk utilitas untuk penggunaan profesional. KBLI ini menjadi landasan legal agar proses perizinan usaha sesuai kegiatan produksi aktual.


Pentingnya KBLI 15201 dalam Legalitas Usaha

KBLI ini digunakan dalam sistem OSS-RBA sebagai dasar pengurusan NIB dan izin usaha. Bisnis yang tidak sesuai pencantuman KBLI saat pendaftaran OSS berisiko terkena evaluasi regulasi dan penundaan proses operasional, terutama jika memasuki rantai pasok ritel dan ekspor.

Pelaku usaha sebaiknya meninjau ulang klasifikasi kegiatan jika:

  • Produk yang dihasilkan melebar ke segmen lain (misal fashion hingga perlengkapan kerja).
  • Terdapat ekspansi produksi melalui penggunaan mesin baru.
  • Ada rencana integrasi rantai pasok modern atau kemitraan skala besar.

Kategori Produk yang Termasuk KBLI 15201

Beberapa contoh produk di bawah KBLI 15201 antara lain:

  • Tas kantor, tas laptop, dan utility bag
  • Koper bisnis dan travel luggage
  • Backpack custom (ergonomis, anti air, anti theft)
  • Dompet dan pouch
  • Box penyimpanan berbahan kulit atau sintetis
  • Perlengkapan teknis berbahan kulit (sarung kamera, casing alat kerja)
  • Produk pesanan khusus (custom made)

Material digunakan bisa berupa:

  • Natural leather (kulit asli)
  • Synthetic leather
  • Bahan tahan air atau anti gores
  • Kombinasi tekstil dan material modern

Sebagai pengayaan referensi historis dan teknis, Anda dapat melihat link berikut:


Persyaratan Perizinan Berdasarkan Skala Risiko

Sesuai sistem OSS-RBA, KBLI 15201 umumnya memiliki risiko rendah hingga menengah. Namun jika bisnis dijalankan dalam kapasitas produksi besar dengan limbah kimia, pelaku usaha mungkin memerlukan:

  • Izin Usaha Industri (IUI)
  • Dokumen lingkungan (UKL-UPL atau AMDAL)
  • Sertifikasi kualitas produk (SNI atau standar ekspor)
  • Izin ekspor jika pemasaran luar negeri
  • Registrasi brand dan desain ke HKI

Untuk aktivitas UMKM atau industri rumahan, umumnya cukup dengan NIB, selama kegiatan tidak berdampak lingkungan signifikan.


Standar Produksi dan Operasional

Pelaku usaha dalam kategori KBLI 15201 disarankan menerapkan standar operasional berikut:

  • SOP produksi (cutting, stitching, finishing)
  • Quality control berbasis fungsi dan durabilitas
  • Pengelolaan persediaan berbasis kebutuhan pasar
  • Packaging sesuai standar ekspor dan e-commerce
  • Sistem perlindungan desain produk (Hak Cipta / Desain Industri)

Implementasi standar produksi yang baik memungkinkan bisnis masuk ke rantai pemasaran internasional dan kerja sama dengan retail besar.


Strategi Bisnis dan Inovasi Produk

Untuk meningkatkan daya saing, pelaku usaha dapat menerapkan strategi berikut:

  • Membangun brand dengan diferensiasi (teknis, fashion, sustainable)
  • Mengoptimalkan CAD design dan prototyping digital
  • Menerapkan sistem produksi make to order dan batch manufacturing
  • Mengintegrasikan fitur digital (slot smart gadget, charging inside bags)
  • Kolaborasi dengan desainer dan influencer untuk validasi pasar
  • Menggunakan pemasaran multichannel (website, marketplace, live streaming)

Kesalahan Umum yang Menyebabkan Keterlambatan Bisnis

  • Memilih KBLI yang tidak sesuai dengan jenis produksi aktual
  • Tidak menyesuaikan izin usaha setelah ekspansi produksi
  • Tidak melindungi desain atau merek secara legal
  • Mengabaikan dokumentasi teknis sebelum masuk ke pasar besar
  • Minim riset tren pasar dan kebiasaan konsumen

Kesimpulan

KBLI 15201 berperan sebagai penentu arah legalitas usaha produksi tas dan barang kulit, baik untuk industri tradisional maupun manufaktur modern. Dengan memahami klasifikasi ini secara teknis, pelaku usaha dapat merancang strategi operasional, memenuhi kewajiban izin OSS-RBA, serta menargetkan pasar domestik dan ekspor secara lebih efektif.

Strategi yang tepat—didukung legalitas yang sesuai KBLI—dapat membantu pelaku bisnis membangun brand produk berbahan kulit yang kompetitif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap tren gaya hidup konsumen masa kini.


Perlu Bantuan Menentukan KBLI dan Strategi Bisnis yang Tepat?

Hive Five siap mendampingi Anda mulai dari penyelarasan KBLI, optimasi izin OSS-RBA, hingga perumusan model bisnis dan branding produk.

👉 https://hivefive.co.id
Dapatkan pendampingan profesional untuk memastikan usaha Anda berjalan legal, strategis, dan siap ekspansi.

Layanan Hive Five

HIVE FIVE

PROMO

Testimoni

Virtual Office

LIHAT LOKASI-LOKASI KANTOR VIRTUAL OFFICE